Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

peron yang tak lagi dituju

hingga detik ini langit masih baik-baik saja angin tetap berhembus, ikan tetap berenang  tiada yang berubah dan tiada yang berubah polanya aku menikmati cuaca sembari menyiram kembang aku tetap menikmati dalam pusara keindahan yang sudah fana dan kamu sudah melangkah menjadi jelas dalam dekapan yang baru aku terseok-seok terhantam pasca inggris menaika tarif harga kamu sudah teguh bersama china dengan congkak dan belagu ku kira hanya sekedar hujan lebat sementara  yang aku telan telah habis diperhitungan hijriah sebelumnya  ternyata masih ada badai peluru dan hujan bom yang aku dera semenjak aku salah turun dari kereta yang sudah 5 warsa beriringan semuanya lumer satu persatu tanpa perlawanan  sedari kalbu yang renta raga yang lunglai ekonomi yang merah semuanya terbakar dan terurai dan menjadi abu sepi  di peron yang sama saat aku turun dari kereta itu aku siapkan meja, kursi, kembang, tembang, lambang, agar indah dan nyaman aku bersenandung, menjaga aromanya m...