Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

Ode Penyesalan

Aku akan mencintaimu dengan sangat tenang, tanpa tergesa-gesa, Seperti bulan yang letih, melangkah perlahan melintasi waktu, Tanpa ragu, hanya ada bisik keheningan dan senandung kesunyian. Aku akan mencintaimu seperti doa malam yang dilantunkan penuh harap, Dari seorang ibu untuk anaknya—ikhlas, damai, dan pasrah. Aku tahu, segalanya telah usai. Kita telah berakhir, dan kamu kini berlabuh di pelukan lain. Sementara aku terjebak dalam bayangan indahmu, Sosok yang setia menemani lebih dari lima tahun lamanya. Aku tahu, semua ini karena keegoisanku, Kebodohanku yang mendambakan kebebasan tanpa berpikir. Kini aku sadar, harga kebebasan itu terlalu mahal, Dan aku, dengan gila, berani menukar segalanya untuknya. Harganya adalah kesepian… dan kekosongan. Yang lebih gila lagi, dari semua ini, Adalah perasaan yang justru semakin mencintaimu, Semakin tak mampu melepaskan bayangmu. Melihatmu tumbuh, bermekaran seperti ulat menjadi kupu-kupu indah. Namun kini, aku hanya bisa menatap dari kejauhan,...