Langsung ke konten utama

Ode Penyesalan


Aku akan mencintaimu dengan sangat tenang, tanpa tergesa-gesa,
Seperti bulan yang letih, melangkah perlahan melintasi waktu,
Tanpa ragu, hanya ada bisik keheningan dan senandung kesunyian.
Aku akan mencintaimu seperti doa malam yang dilantunkan penuh harap,
Dari seorang ibu untuk anaknya—ikhlas, damai, dan pasrah.

Aku tahu, segalanya telah usai.
Kita telah berakhir, dan kamu kini berlabuh di pelukan lain.
Sementara aku terjebak dalam bayangan indahmu,
Sosok yang setia menemani lebih dari lima tahun lamanya.

Aku tahu, semua ini karena keegoisanku,
Kebodohanku yang mendambakan kebebasan tanpa berpikir.
Kini aku sadar, harga kebebasan itu terlalu mahal,
Dan aku, dengan gila, berani menukar segalanya untuknya.
Harganya adalah kesepian… dan kekosongan.

Yang lebih gila lagi, dari semua ini,
Adalah perasaan yang justru semakin mencintaimu,
Semakin tak mampu melepaskan bayangmu.
Melihatmu tumbuh, bermekaran seperti ulat menjadi kupu-kupu indah.
Namun kini, aku hanya bisa menatap dari kejauhan,
Seolah yang tersisa hanyalah kepompong kenangan.

Aku sadar, akulah yang salah.
Aku yang terlalu tertutup, tak tahu cara mencintaimu sepenuhnya.
Tergagap di antara dua jalan yang saling bertentangan:
Tunduk pada keyakinan yang memenjarakan hatiku,
Atau mengikatmu dengan janji-janji yang tak pernah kuberani ucapkan.

Aku akan mencintaimu dengan tenang, tanpa terburu-buru.
Dengan kesabaran yang tumbuh, hari demi hari.
Entah kapan aku mampu benar-benar melepasmu,
Namun dalam doaku, aku memohon,
Semoga kamu kembali… atau bertemu dengan cinta yang lebih baik dariku.

Karena aku tahu, akulah yang menyia-nyiakan berlian ini,
Semua demi kebebasan yang tak lebih dari ilusi kosong.
Dan kini, aku hanya punya cinta ini,
Sebuah cinta yang sederhana, tenang, namun tetap abadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tubuhmu otoritasmu

Nata,aku ingin bercerita sedikit soal arti kata seksi atau cantik dalam sudut pandangku sebagai cowok yang agak macho yang dengerin lagu metal dan punk terasa terhampar pas dengerin lagunya Tika and the dissident yang judulnya tubuhku otoritasku yang di play via u-tube secara acak,gue di situ kek kesamber geledek yang di turunin dewa Zeus dari lagunya Tika yang meneriakan hak hak wanita yang digerus sama trend fashion yang jadi budak kecantikan kapitalis hihi :) berat yeeee kata kata gue tau deh nih hasil pemikiran gue tentang keadaan wanita masa kini Nata,kamu tahu esensi kata cantik yang sebenarnya? Apa artinya hanya dipuji lawan jenis? Atau agar banyak di puja lawan jenis? Percayalah nata jika itu palsu,lelaki itu buaya,iya aku juga buaya.pertama,lelaki memuji hanya untuk membuatmu terlena dan termakan di perangkapnya.kedua,jika banyak lelaki yang mengejarmu itu berarti kamu punya dada besar yang diumbar dan wajahmu binal,enak untuk di tiduri pikirnya sama aku juga seperti itu, mak...

Si metal yang introvert

Halloo,whats up? Piye kabare?apik toh? Aammiinn hehehe, Di sini gue mau cerita soal pribadi gue yang bisa di bilang aneh,iyee soalnya gue suka ngemil batu bara,pake nasi coy biar kenyang,apasi? Back to the topic beray. Sebagai ABG-ABG labil yang pada umumnya,pasti suka musik dan pasti menyukai berbagai macam genre,entah itu dangdut,jazz,pop,dangdut jazz atau dangdut koplo yang ngepop,atau engga metal \m/ all hail 666,all hail satan!! Hahaha,lebay.nah,gue sendiri memilih jalan yang islami  banget,yaa aliran metal yang gue pilih,gak tau kenapa gue suka banget sama nih musik,mungkin karena ngedengerinnya penuh penghayatan kali ya,karena kita ngedengerin lagu teriakan-teriakan yang kata temen gue bilang "lagu apa si nih! Lagu udeh kaya teriakan orang di siksa neraka uwwwwweeeekk,uweeeekkk gitu lagunya," hahahaha ada benernya juga gue ngomong musik yang islami karena tiap denger tuh lagu gue keinget mati braayyy hahaha, pastilah setiap ABG yang suka musik pasti pernah punya band...